الكاتب: admin9386

Landasan ideologis PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) adalah fondasi nilai yang membuat organisasi ini tetap kokoh selama lebih dari 80 tahun. Sejak kelahirannya pada 25 November 1945, PGRI tidak hanya berdiri sebagai serikat pekerja, tetapi sebagai perwujudan cita-cita ideologis para pendiri bangsa. Berikut adalah pilar-pilar ideologis yang mendasari berdirinya PGRI: 1. Nasionalisme dan Patriotisme PGRI lahir dari rahim revolusi kemerdekaan. Ideologi utamanya adalah Kesetiaan pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Implementasi: Guru bukan sekadar pengajar, melainkan penjaga gawang kedaulatan mental bangsa. PGRI memposisikan diri sebagai “Anak Kandung Revolusi” yang wajib mempertahankan kemerdekaan melalui jalur pendidikan. 2. Semangat Unitaristik (Persatuan Tanpa…

Read More

Dalam arsip sejarah pendidikan Indonesia, PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) menempati posisi unik. Ia bukan sekadar catatan tentang organisasi profesi, melainkan dokumentasi hidup mengenai transisi bangsa dari mentalitas terjajah ke mentalitas merdeka. Arsip sejarah menunjukkan bahwa PGRI adalah institusi pertama yang melakukan “Indonesianisasi” pada sistem pendidikan nasional. 1. Arsip Revolusi: Guru sebagai “Prajurit Literasi” Dalam catatan sejarah tahun 1945–1950, arsip PGRI dipenuhi dengan laporan mengenai keterlibatan guru dalam perjuangan fisik dan diplomasi. Isi Arsip: Catatan mengenai guru-guru yang merangkap sebagai kurir pesan rahasia pejuang, tenaga medis, hingga pembentuk dapur umum. Makna Sejarah: Arsip ini membuktikan bahwa pendidikan di Indonesia tidak…

Read More